Monday, July 31, 2017

Desain Grafis Bitmap & Vector


Hi! Teman semua, pada kesempatan ini kami akan membagikan tentang apa itu Vector dan Bitmap. Nah, langsung saja kita baca dibawah ini.

Apa itu Desain Grafis?
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain). Desain bisa dibagi menjadi 2 berdasarkan grafisnya, yaitu Vektor dan Bitmap. Berikut adalah pengertiannya.

Desain bitmap
Grafis desain bitmap adalah objek gambar yang dibentuk dengan raster/pixel/titik koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini akan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya akan semakin besar.

Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap tergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut.

Desain Vektor
Grafis desain vektor adalah objek gambar yang menggunakan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu. Pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakai banyak memori.

Keunggulan dan Kelemahan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap
Keunggulan grafis vektor adalah ukuran file dokumen yang dihasilkan kecil, sehingga menghemat memori penyimpanan file.

Kelemahan grafis Vektor adalah pemakaian prosessor yang memakan memori lebih banyak sehingga komputer bekerja menjadi lebih lambat.

Keunggulan grafis bitmap adalah pemakaian memori lebih kecil dibandingkan grafis vektor.
Kelemahan grafis bitmap adalah ukuran file yang dihasilkan besar.

Kehalusan gambar grafis vektor tidak tergantung pada ukuran dpi, tetapi pada output device, seperti monitor dan printer. Semakin canggih output device yang digunakan, semakin halus citra grafis yang tampak.
Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap
Vektor
Bitmap
Gambar tetap jelas ketika diperbesar
Gambar kurang jelas ketika diperbesar
Tersusun oleh garis dan kurva
Tersusun atas titik-titik / dot
Ukuran file yang dihasilkan kecil
Ukuran file yang dihasilkan besar
Kualitas grafis tidak tergantung dari banyaknya pixel
Kualitas grafis tergantung dari banyaknya pixel

Setelah mengetahui Vektor dan Bitmap, sekarang kita akan membahas tentang aplikasinya. Untuk mendesain logo dan lainnyaa kita pasti perlu aplikasi. Aplikasi desain bisa dibagi menjadi 2 yaitu 2D dan 3D.

Software aplikasi grafis terbagi menjadi 2 yaitu :

1. SOFTWARE APLIKASI GRAFIS BERBASIS VEKTOR
Citra tersusun atas garis dan bentuk geometris (kurva). Bersifat resolution independent yang mempunyai arti gambar tetap baik tanpa tergantung resolusinya. Jadi meskipun diperbesar tetap tidak berkurang kualitasnya.

Software untuk menghasilkan citra grafis berbasis vector dikenal dengan istilah Draw Software. File gambar bertipe vector yang terkenal EPS (Encapsulated Post Script) dan CGM (Computer Graphic metafile).
Software ini terbagi menjadi 2:

Software aplikasi vector 2 dimensi:
  • Adobe Illustrator
  • macromedia freehand
  • Corel Draw
Software aplikasi vector 3 dimensi:
  • Maya 3D
  • Strata 3D CX
  • Ulead COOL 3D
  • Swift 3D
  • AutoCad
  • 3D Home Architect
Kelebihan aplikasi Grafis Vektor:
  • Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien
  • Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya
  • Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda
  • Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan
Kekurangan aplikasi Grafis Vektor:
  • Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap
2. SOFTWARE APLIKASI GRAFIS BERBASIS BITMAP (Raster)
Citra tersusun atas pola titik (dot) yang disebut picture element (pixel).
Bersifat resolution dependent yang mempunyai arti gambar tergantung resolusinya. Jika gambar diperbesar akan kelihatan pecah-pecah.

Software untuk menghasilkan citra grafis berbasis bitmap dikenal dengan istilah Paint Software.  File gambar bertipe bitmap yang terkenal JPG, JPEG, BMP, GIF, TIF, TiFF, PCX, dan PNG.
Software ini terbagi menjadi 2:

Software aplikasi bitmap 2 dimensi:
  • Windows Paint
  • Paintbrush
  • Adobe Photoshop 
  • Corel Photopaint
Software aplikasi bitmap 3 dimensi:
  • Digital Clay
  • Digital nendo
Kelebihan aplikasi Grafis Bitmap:
  • Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
  • Dapat menghasilkan objek gambar bitmap dari onjek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan
Kekurangan aplikasi Grafis Bitmap:
  • Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.
  • Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah
Selain citra grafis berbasis vector dan bitmap, ada juga kompbinasi antara keduanya yitu metafile, misalnya file yang berkstensi WMF (Windows metafile).

Nah, sekian dulu & nantikan update-an selanjutnya...

Uploaded By Haris HR.
Material By Ngotinggo J.

Sumber: 
1).https://hokikurnia.wordpress.com/2012/10/23/pengertian-desain-berbasis-vektor-dan-bitmap/ 
2).https://setyapersada.wordpress.com/2009/10/06/software-aplikasi-bitmap-dan-vektor/